Pengalaman Pertama Mengajar!

 


Pertama-tama aku bersyukur sekali karena sebelum lulus kuliah, aku memiliki tempat untuk mengabdi dan berproses. Karena di semester akhir, aku benar-benar berpikir apakah harus berjalan sebagai seorang pendidik atau diluar dari itu. Aku sendiri pernah merasakan takut karena merasa belum siap bekerja, belum siap pula jika harus benar-benar terjun sebagai seorang guru dan mengajar di sebuah sekolah dasar. 

Beberapa kali aku ikut pengabdian mengajar di desa bersama rekan organisasi Cempaka (Cendekiawan Muda Pergerakan) di daerah perantauan namun masih belum cukup percaya diri di kampung sendiri. Selama 4-6 bulan aku sesekali harus bolak balik ke kampus dan beraktivitas di Tangerang.  Itu perjuangan yang cukup membanggakan bagiku, bahkan penghasilan yang aku terima di tempat mengajar saat itu hanya cukup biaya transportasi pulag pergi dari rumah.

Menjadi guru bukan hanya tentang mengajar dan bertemu siswa saja, tapi bertemu sesama rekan guru, wali murid dan warga sekolah lain. Aku harus pandai dalam bersosialiasi dan menjaga hubungan semuanya. Saat aku bergabung sebagai tutor Homeschooling dan Pengurus PKBM, aku belajar sekaligus praktik mengajar secara professional.

Salah satu alasan aku mau bergabung sebagai Tim dari Kak Fadhil karena aku yakin ini bisa jadi awal untuk berproses menjadi guru yang sesungguhnya. Aku benar-benar memulai dari awal tanpa ada relasi dari keluarga atau teman sebelumnya. Aku merasa bangga karena akhirnya bisa mandiri dalam memulai karir sebagai guru.

Di Homeschooling dan PKBM, aku menemukan berbagai macam karakter murid dan warga belajar. Pengalaman aku mengajar anak-anak yang memiliki bakat khusus itu sangat luar biasa, aku bertemu Vina yang berbakat dalam menggambar namun cenderung tak banyak bicara. Aku bertemu Khonsa yang bercita-cita menjadi juru masak dan Youtuber namun memiliki jiwa pemalu. Aku bertemu Raisa yang ingin belajar namun memiliki keluarga yang kurang support untuk menghantarkan ke tempat belajarnya. Serta dua anak lainnya yang juga memiliki hal menarik dalam hidupnya.

Perasaan aku sangat merasa senang Ketika untuk pertama kalinya, mengajar warga belajar sebutan bagi yang mengikuti program sekolah paket. Aku merasa seperti seorang dosen yang memberikan materi kepada mahasiswanya, tipe warga belajarnya juga sangat beragam. Bahkan ada yang usianya jauh lebih tua, lebih muda bahkan seusia pun ada. Karena memang yang belajar adalah usia dewasa, maka aku melakukan pendekatan seperti teman diskusi.

 


Aku juga belajar tentang mengatur sebuah lembaga. Alhamdulilah, aku di percaya sebagai Bendahara dan admin dalam mengelola keuangan dan sebagian program yang dijalankan untuk siswa Homeschooling dan PKBM. Pada akhirnya aku merasa telah mencapai goal ketika PKBM ini telah terdaftar di dapodik. Setelah berbagai proses, rasa sabar, tanggungjawab, dan perdebatan bersama tim hebat adalah pengalaman yang luar biasa.

 

Dari sini aku mulai merencanakan target selanjutnya, satu tahun aku di PKBM untuk pembentukan karakter, sosialisasi dan teman baru. Dan akhirnya aku memutuskan untuk meningkatkan kapasitas diri dengan mengajar di Swasta pada tahun berikutnya.

Terima kasih untuk orang-orang hebat telah mengajariku banyak hal.

                                                                                                                            With love,

 

      RAA


0 komentar